Senin, 14 Oktober 2019

Arsenal Menjadi Alasan Arsene Wenger Tolak Tawaran Latih Real Madrid

Nama pelatih Arsene Wenger tentu masih sangat lekat dalam ingatan seluruh pecinta team asal London Utara ini. Ia tercatat melatih Arsenal sejak musim 1996-1997 sebelum akhirnya memutuskan untuk mundur dari kursi kepelatihan Arsenal pada musim lalu.


Ketika menukangi Arsenal pada periode 1996 sampai 2008, nama sang pelatih berkali-kali dikaitkan dengan team asal ibu kota Spanyol Real Madrid. Le Professeur atau The Teacher julukan bagi Wenger santer dikabarkan akan meninggalkan public London untuk bergabung dengan Madrid yang tercatat sebagai klub tersukses sepanjang sejarah.


Namun ia selalu mengurungkan niatnya untuk hengkang lantaran kasih sayang dan ikatan yang dalam dengan Arsenal. Pelatih berusia 69 tahun tersebut merasa jika ia belum tentu mendapatkan kebahagian seperti di Arsenal jika ia datang ke Madrid.

Wenger mengatakan jika dirinya mungkin bisa saja mendapatkan lebih banyak lagi gelar bersama dengan klub lain. Tetapi ia memiliki alasan yang kuat untuk bertahan bersama Arsenal.

Saya sama sekali tidak menyesal meninggalkan Arsenal, meski mungkin saya bisa memenangkan banyak gelar di klub lain (Real Madrid). Sempat berpikir ingin pindah, namun segala hal yang saya butuhkan sudah ada di Arsenal, ujar Wenger

Kenapa saya harus mengorbankan rasa senang dengan kejayaan ketika bergabung dengan klub lain (Real Madrid). Jawabannya sederhana, saya bangga dan ingin melanjutkan kisah kasih bersama Arsenal, tutupnya.


Loyalitas Arsene Wenger terhadap Arsenal bisa dibuktikan lewat lebih dari dua dekade yang di lalui nya bersama Arsenal. Selama dalam kepelatihannya, Arsenal menjelma menjadi salah satu raksasa di Premier League dan salah satu team yang cukup disegani dikompetisi Eropa. Dalam kariernya bersama Arsenal wenger tercatat menyumbangkan tiga trofi Premier League dan tujuh trofi Piala FA.

Catatan paling gemilang nya ketika menjadikan Arsenal satu-satu nya team di Liga Inggris yang menjalani satu musim tanpa menderita satupun kekalahan, dan meraih julukan The Invincibles pada musim 2003-2004. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sampai Bayar Ratusan Juta, Komdis PSSI Keluarkan Sanksi Baru Bagi Lima Tim

Komisi disiplin induk sepak bola Indonesia baru-baru ini kembali mengeluarkan sanksi setelah melakukan sidang pada tanggal 21 dan 22 Novemb...