Wonderkid sensasional asal Banjarmasin ini sangat layak diperhitungkan untuk membela Timnas Indonesia, ia sudah tiga kali meraih gelar juara bersama tim Brazil di Benua Eropa. Ia adalah Welberlieskott de Halim Jardim pemain yang baru berusia 12 tahun yang belakangan kembali merengkuh gelar juara di kompetisi Eropa bersama tim Brazil beberapa waktu lalu.
Pesepakbola muda kelahiran Banjarmasin ini baru saja menjuarai turnamen sepak bola antar negara level U-12 yang bertajuk Adidas Mawedis Cup 2019 yang diselenggarakan di Paris, Prancis. Diketahui jika Welber bersama Ordin FC yang merupakan salah satu tim Brazil meraih kemenangan telak atas tuan rumah Prancis di partai final pada hari Sabtu (26/10/19).
Dalam partai puncak yang dilangsungkan di kota Ajaccio, Welber dan timnya menang telak dengan skor 6-1 sekaligus mempertahankan rekor tak pernah kalah selama mengikuti kompetisi tercatat dari babak penyisihan grup.
Gelar juara yang diraih Welber baru-baru ini merupakan gelar yang ketiga selama 2019 ini, sebelumnya sang pemain juga berhasil membawa timnya menjuarai sejumlah kompetisi bergengsi lainnya di Eropa.
Trofi pertamanya ialah Gothia Cup yang diraih pada bulan Juli lalu, dalam turnamen yang berlangsung di Swedia tersebut Welber berhasil mencetak satu gol di partai final sekaligus membawa timnya menang 4-0 atas FC Saint Cloud asal Prancis.
Trofi ke-duanya adalah Dana Cup 2019 di Denmark, dalam turnamen tersebut Welber tidak hanya membawa timnya merengkuh gelar juara, ia juga keluar sebagai pemain terbaik usai tampir impresif di sepanjang kompetisi.
Welber mulai menatapi karier yang bersinar, pasalnya resmi mulai musim depan ia akan dikontrak oleh tim junior Sao Paulo FC yang merupakan salah satu raksasa di Liga Utama Brazil.
“Tahun depan saat berumur 13 tahun baru bisa bertanding untuk Sao Paulo FC. Karena tahun ini umur Welber baru 12 tahun, jadi tidak ada kompetisi untuk dia, jadi hanya latihan saja,” ujar ibu Welber.
Jika Indonesia tidak bergerak cepat mengenai masa depan Welber bukan tidak mungkin jika sang pemain akan lebih memilih untuk membela Timnas Junior Brazil di kemudian hari seperti beberapa kajadian yang sudah terjadi, dimana beberapa pemain muda berbakat tidak mau membela Indonesia.
“seperti dilansir indosport.com (29/10/19),”
Pesepakbola muda kelahiran Banjarmasin ini baru saja menjuarai turnamen sepak bola antar negara level U-12 yang bertajuk Adidas Mawedis Cup 2019 yang diselenggarakan di Paris, Prancis. Diketahui jika Welber bersama Ordin FC yang merupakan salah satu tim Brazil meraih kemenangan telak atas tuan rumah Prancis di partai final pada hari Sabtu (26/10/19).
Dalam partai puncak yang dilangsungkan di kota Ajaccio, Welber dan timnya menang telak dengan skor 6-1 sekaligus mempertahankan rekor tak pernah kalah selama mengikuti kompetisi tercatat dari babak penyisihan grup.
Gelar juara yang diraih Welber baru-baru ini merupakan gelar yang ketiga selama 2019 ini, sebelumnya sang pemain juga berhasil membawa timnya menjuarai sejumlah kompetisi bergengsi lainnya di Eropa.
Trofi pertamanya ialah Gothia Cup yang diraih pada bulan Juli lalu, dalam turnamen yang berlangsung di Swedia tersebut Welber berhasil mencetak satu gol di partai final sekaligus membawa timnya menang 4-0 atas FC Saint Cloud asal Prancis.
Trofi ke-duanya adalah Dana Cup 2019 di Denmark, dalam turnamen tersebut Welber tidak hanya membawa timnya merengkuh gelar juara, ia juga keluar sebagai pemain terbaik usai tampir impresif di sepanjang kompetisi.
Welber mulai menatapi karier yang bersinar, pasalnya resmi mulai musim depan ia akan dikontrak oleh tim junior Sao Paulo FC yang merupakan salah satu raksasa di Liga Utama Brazil.
“Tahun depan saat berumur 13 tahun baru bisa bertanding untuk Sao Paulo FC. Karena tahun ini umur Welber baru 12 tahun, jadi tidak ada kompetisi untuk dia, jadi hanya latihan saja,” ujar ibu Welber.
Jika Indonesia tidak bergerak cepat mengenai masa depan Welber bukan tidak mungkin jika sang pemain akan lebih memilih untuk membela Timnas Junior Brazil di kemudian hari seperti beberapa kajadian yang sudah terjadi, dimana beberapa pemain muda berbakat tidak mau membela Indonesia.
“seperti dilansir indosport.com (29/10/19),”




Tidak ada komentar:
Posting Komentar