Stadion Batakan yang baru-baru ini digunakan untuk menggelar pertandingan di ajang 47th Asian Schools Footbal Championship 2019, mendapatkan pujian setinggi langit dari yang diutarakan oleh Sesmenpora Gatot S Dewa Broto.
Dalam ajang tersebut Thailand berhasil keluar sebagai juara dan tuan rumah hanya berhasil menempati juara ketiga. Meski gagal menjadi juara, namun seluruh pecinta sepak bola tanah air patut berbangga mengenai Stadion Batakan yang mendapat pujian langsung dari Sesmenpora. Gatot mengungkapkan jika Stadion Batakan memiliki kualitas seperti stadion-stadion di Eropa.
Saya jatuh cinta terhadap stadion ini. Banyak stadion di Indonesia sudah saya datangi, beberapa stadion di eropa pun pernah saya jajal, seakan-akan saya datang kesini serasa datang ke eropa. Modelnya indah tidak hanya didalam, tanpa trek atletik seperti menonton di Camp Nou (Barcelona) atau Santiago Bernabeu (Real Madrid), ujar Gatot.
Meskipun kualitasnya sudah berstandar Eropa namun Stadion Batakan masih memiliki kekurangan seperti akses jalannya yang hanya satu baik untuk menuju atau meninggalkan stadion. Gatot pun meyakini jika kedepannya pemerintah daerah dan pusat akan menyempurnakan stadion ini.
Hanya sekedar informasi jika Kalimantan Timur memiliki cukup banyak stadion-stadion yang cukup megah peninggalan dari PON 2016. Selain Stadion Batakan masih ada lagi Stadion Aji Imbut Tenggarong, dan Stadion Palaran Samarinda.
seperti dilansir indosport.com (24/11/19),
Dalam ajang tersebut Thailand berhasil keluar sebagai juara dan tuan rumah hanya berhasil menempati juara ketiga. Meski gagal menjadi juara, namun seluruh pecinta sepak bola tanah air patut berbangga mengenai Stadion Batakan yang mendapat pujian langsung dari Sesmenpora. Gatot mengungkapkan jika Stadion Batakan memiliki kualitas seperti stadion-stadion di Eropa.
Saya jatuh cinta terhadap stadion ini. Banyak stadion di Indonesia sudah saya datangi, beberapa stadion di eropa pun pernah saya jajal, seakan-akan saya datang kesini serasa datang ke eropa. Modelnya indah tidak hanya didalam, tanpa trek atletik seperti menonton di Camp Nou (Barcelona) atau Santiago Bernabeu (Real Madrid), ujar Gatot.
Meskipun kualitasnya sudah berstandar Eropa namun Stadion Batakan masih memiliki kekurangan seperti akses jalannya yang hanya satu baik untuk menuju atau meninggalkan stadion. Gatot pun meyakini jika kedepannya pemerintah daerah dan pusat akan menyempurnakan stadion ini.
Hanya sekedar informasi jika Kalimantan Timur memiliki cukup banyak stadion-stadion yang cukup megah peninggalan dari PON 2016. Selain Stadion Batakan masih ada lagi Stadion Aji Imbut Tenggarong, dan Stadion Palaran Samarinda.
seperti dilansir indosport.com (24/11/19),





Tidak ada komentar:
Posting Komentar