Dalam laga Portugal melawan Lithuania di babak Kualifikasi Euro 2020, sang mega bintang Cristiano Ronaldo memborong tiga gol kemenangan Portugal yang berkesudahan dengan skor akhir 6-0. Penampila apik Ronaldo ini sekaligus menelanjangi kebohongan yang diungkapkan oleh pelatih Juventus Maurizio Sarri.
Dalam laga terakhir nya bersama Juventus kala Ronaldo ditarik keluar dan digantikan oleh Diballa ia sempat menunjukan muka masam dan meluapkan kemarahannya dengan pulang sebelum laga big match Juventus vs AC Milan usai.
Saat ditanya media motif Sarri menarik keluar sang mega bintang, manajer Juventus tersebut mengemukakan alasan bahwa ia merasa prihatin dengan cedera lutut yang diderita oleh Ronaldo. Ia mengatakan jika Ronaldo berlari secara pincang dan memberikan tekanan berlebihan pada otot pahanya. Keterangan Sarri ini menimbulkan banyak keragua karena hanya selisih 24 jam setelahnya Ronaldo terlihat happy, banyak tersenyum dan tak terlihat seperti orang yang menderita cedera lutut.
Dan malam ini Sarri ketahuan berbohong setelah Ronaldo membuktikan diri dengan memborong tiga gol kemenangan Portugal atas Lithuania. Sang mega bintang mencetak gol pertamanya melalui titik putih pada menit ke 7, sebelum menambah gol nya pada menit ke-22 dan 65.
Dengan raihan tiga gol tersebut sang mega bintang naik ke posisi ketiga top skor babak Kualifikasi Euro 2020 dengan catatan 10 gol nya selisih satu gol dibawah dua pemain yang memiliki 11 gol yakni Harry Kane dan Eran Zahavy.
“seperti dilansir gilabola.com (15/11/19),”
Dalam laga terakhir nya bersama Juventus kala Ronaldo ditarik keluar dan digantikan oleh Diballa ia sempat menunjukan muka masam dan meluapkan kemarahannya dengan pulang sebelum laga big match Juventus vs AC Milan usai.
Saat ditanya media motif Sarri menarik keluar sang mega bintang, manajer Juventus tersebut mengemukakan alasan bahwa ia merasa prihatin dengan cedera lutut yang diderita oleh Ronaldo. Ia mengatakan jika Ronaldo berlari secara pincang dan memberikan tekanan berlebihan pada otot pahanya. Keterangan Sarri ini menimbulkan banyak keragua karena hanya selisih 24 jam setelahnya Ronaldo terlihat happy, banyak tersenyum dan tak terlihat seperti orang yang menderita cedera lutut.
Dan malam ini Sarri ketahuan berbohong setelah Ronaldo membuktikan diri dengan memborong tiga gol kemenangan Portugal atas Lithuania. Sang mega bintang mencetak gol pertamanya melalui titik putih pada menit ke 7, sebelum menambah gol nya pada menit ke-22 dan 65.
Dengan raihan tiga gol tersebut sang mega bintang naik ke posisi ketiga top skor babak Kualifikasi Euro 2020 dengan catatan 10 gol nya selisih satu gol dibawah dua pemain yang memiliki 11 gol yakni Harry Kane dan Eran Zahavy.
“seperti dilansir gilabola.com (15/11/19),”



Tidak ada komentar:
Posting Komentar