Selasa, 05 November 2019

Bayern Munich Siapkan Dana 1,25 Triliun Untuk Leroy Sane

Bayern Munich diketahui sudah sejak lama jatuh hati dengan permainan winger Manchester City Leroy Sane. Kini Bayern mulai serius menyatakan minat nya untuk memboyong Sane dengan menyiapkan dana sebesar 69 juta pounds atau setara dengan 1,25 triliun rupiah untuk memuluskan niatnya.


Sebelumnya Sane santer dikaitkan dengan Bayern Munich pada bursa transfer musim panas 2019 hal ini dikarenakan Bayern kehilangan banyak bintang nya, terutama setelah Arjen Robben menyatakan pensiun dan hengkangnya Franck Ribery ke Serie A bersama Fiorentina.


Namun minat Bayern terhadap Sane sempat meredup setelah sang pemain incaran tersebut mengalami cedera ACL pada laga Community Shield 2019 melawan Liverpool. Cedera yang dialami Sane membuatnya harus menepi cukup lama, ia absen minimal selama 6 bulan dari lapangan hijau.


Tetapi baru-baru ini Bayern kembali menyatakan minatnya untuk memboyong Sane ke Allianz Arena. Bayern juga dikabarkan sudah menyiapkan tawaran sebesar 85 juta pounds atau sekitar 1,54 triliun rupiah untuk mendatangkan Sane.

Namun laporan terbaru menyebutkan jika Bayern hanya akan berusaha mendapatkan tanda tangan Sane pada penghujung musim 2019/20 dengan nilai transfer sebesar 1,25 triliun rupiah. Hal itu dilakukan pihak Bayern karna melihat peluang dari kontrak Sane bersama Manchester City yang tersisa tidak lama lagi, kontrak Sane bersama City akan berakhir pada bulan Juni 2021 mendatang.

Jika City gagal memperpanjang kontrak Sane atau tidak menjualnya mereka bisa kehilangan sang pemain dengan status bebas transfer pada musim panas 2021. Tentunya hal tersebut sangat tidak diinginkan oleh pihak City karna akan sangat merugikan jika Sane hengkang dari City tanpa memberikan pemasukan apapun pada mereka.

“seperti dilansir ligaolahraga.com (5/11/19),”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sampai Bayar Ratusan Juta, Komdis PSSI Keluarkan Sanksi Baru Bagi Lima Tim

Komisi disiplin induk sepak bola Indonesia baru-baru ini kembali mengeluarkan sanksi setelah melakukan sidang pada tanggal 21 dan 22 Novemb...