Seperti yang sudah diketahui jika Menpora saat ini Zainudin Amali telah berbicara empat mata dengan Presiden Joko Widodo, inilah beberapa bocoran yang diungkapkan oleh Zainudin terkait masa depan sepak bola Indonesia. Menpora Zainudin mengungkapkan obrolan off air atau bahasan yang belum ia sampaikan ke publik saat menghadap Presiden Jokowi.
Menpora Zainudin saat itu mengaku jika dirinya begitu mendadak mendapat undangan oleh Presiden ke istana Kepresidenan lalu ditunjuk sebagai menteri. Saat menghadap Jokowi, Zainudin diajak berdiskusi mengenai kepemudaan dan olahraga sesuai dengan jabatan yang saat itu akan ia emban.
“Saya diberitahu siang, kemudian diundang ke istana dan setelah itu dapat giliran untuk berdiskusi dengan pak Presiden,” ujar Zainudin.
“Diskusi nya itu tentang kepemudaan dan tentang olahraga,” ujarnya.
Zainudin Amali mengungkapkan jika potensi pemuda di Indonesia sangat bisa untuk ditingkatkan mengingat kuantitas penduduk usia muda di Indonesia yang begitu banyak.
“Karena kita sebagai bangsa yang penduduknya 267 juta sekarang ini, itu kan sesuatu potensi yang luar biasa,” ungkap Zainudin.
Dalam diskusi itu, Presiden Jokowi menyampaikan target yang ingin dicapainya agar Indonesia masuk dalam jajaran negara maju di tahun 2045 kelak. Maka dari itu Presiden meminta kepada Zainudin untuk terus menggali semua potensi yang ada dimasyarakat khususnya bagi para pemuda.
“Jadi bapak Presiden meminta saya untuk bagaimana potensi yang ada ini bisa dimaksimalkan dan itu akan mendorong untuk percepatan kemajuan bangsa. Kan kita punya target 2045, nah tentu bersinergi dengan sektor-sektor atau kementrian lain,” tuturnya.
Selain itu Kemenpora juga diminta oleh Presiden bisa memancing lahirnya talenta-talenta baru yang berkembang di kalangan anak muda Jokowi berpesan kepada Zainudin agar bisa mempertahankan peringkat Indonesia diberbagai kejuaraan atau Olimpiade tingkat International. Khusus untuk sepak bola, Jokowi memberikan perhatian khusus agar nantinya Zainudin Amali bisa semakin meningkatkan prestasi Timnas.
Presiden juga sempat menyinggung rasa herannya, kenapa Timnas usia muda bisa lebih berprestasi dibandingkan dengan Timnas senior. Inilah yang menjadi fokus utama Zainudin agar bisa mencari solusi terbaik dalam memecahkan masalah yang ada demi kemajuan sepak bola Indonesia.
Sesuatu yang menarik telah diungkapkan oleh Presiden secara langsung kenapa Timnas Junior lebih berprestasi dibanding dengan Timnas Senior ? ada apa dengan Timnas Senior bisakah Kemenpora yang baru ini memberikan solusi dan jalan terbaik agar semuanya berimbang. Patut dinantikan bagaimana kinerja Kemenpora yang baru, bagaimana menurut kalian tentang Timnas Junior yang lebih berprestasi dibanding Timnas Senior.
“seperti dilansir bola.com (1/11/19),”
Menpora Zainudin saat itu mengaku jika dirinya begitu mendadak mendapat undangan oleh Presiden ke istana Kepresidenan lalu ditunjuk sebagai menteri. Saat menghadap Jokowi, Zainudin diajak berdiskusi mengenai kepemudaan dan olahraga sesuai dengan jabatan yang saat itu akan ia emban.
“Saya diberitahu siang, kemudian diundang ke istana dan setelah itu dapat giliran untuk berdiskusi dengan pak Presiden,” ujar Zainudin.
“Diskusi nya itu tentang kepemudaan dan tentang olahraga,” ujarnya.
Zainudin Amali mengungkapkan jika potensi pemuda di Indonesia sangat bisa untuk ditingkatkan mengingat kuantitas penduduk usia muda di Indonesia yang begitu banyak.
“Karena kita sebagai bangsa yang penduduknya 267 juta sekarang ini, itu kan sesuatu potensi yang luar biasa,” ungkap Zainudin.
Dalam diskusi itu, Presiden Jokowi menyampaikan target yang ingin dicapainya agar Indonesia masuk dalam jajaran negara maju di tahun 2045 kelak. Maka dari itu Presiden meminta kepada Zainudin untuk terus menggali semua potensi yang ada dimasyarakat khususnya bagi para pemuda.
“Jadi bapak Presiden meminta saya untuk bagaimana potensi yang ada ini bisa dimaksimalkan dan itu akan mendorong untuk percepatan kemajuan bangsa. Kan kita punya target 2045, nah tentu bersinergi dengan sektor-sektor atau kementrian lain,” tuturnya.
Selain itu Kemenpora juga diminta oleh Presiden bisa memancing lahirnya talenta-talenta baru yang berkembang di kalangan anak muda Jokowi berpesan kepada Zainudin agar bisa mempertahankan peringkat Indonesia diberbagai kejuaraan atau Olimpiade tingkat International. Khusus untuk sepak bola, Jokowi memberikan perhatian khusus agar nantinya Zainudin Amali bisa semakin meningkatkan prestasi Timnas.
Presiden juga sempat menyinggung rasa herannya, kenapa Timnas usia muda bisa lebih berprestasi dibandingkan dengan Timnas senior. Inilah yang menjadi fokus utama Zainudin agar bisa mencari solusi terbaik dalam memecahkan masalah yang ada demi kemajuan sepak bola Indonesia.
Sesuatu yang menarik telah diungkapkan oleh Presiden secara langsung kenapa Timnas Junior lebih berprestasi dibanding dengan Timnas Senior ? ada apa dengan Timnas Senior bisakah Kemenpora yang baru ini memberikan solusi dan jalan terbaik agar semuanya berimbang. Patut dinantikan bagaimana kinerja Kemenpora yang baru, bagaimana menurut kalian tentang Timnas Junior yang lebih berprestasi dibanding Timnas Senior.
“seperti dilansir bola.com (1/11/19),”



Tidak ada komentar:
Posting Komentar