Membela Timnas sebuah negara bisa dibilang menjadi salah satu mimpi dan keinginan setiap pesepakbola profesional di dunia. Tak terkecuali di Indonesia memperkuat Timnas Indonesia dengan jersey lambang Garuda di dada, bisa menyanyikan lagu Indonesia Raya dan disaksikan seluruh rakyat Indonesia tentu merupakan kebanggan tersendiri bagi seorang pemain.
Banyak pemain di Indonesia berlomba-lomba untuk menjadi bagian Timnas Indonesia. Baik ditingkatan junior maupun senior, tidak hanya pemain asli Indonesia bahkan pemain berdarah campuran dan asing pun mulai kepincut untuk membela Timnas Indonesia.
Sampai saat ini sudah tercatat sekitar 25 pemain WNA yang berstatus WNI. Angka tersebut diprediksi akan terus bertambah selama jalur naturalisasi masih dibuka di Indonesia. Dari 25 pemain yang sudah di naturalisasi tidak semua nya yang berhasil masuk Timnas Indonesia dan mencatat penampila yang gemilang bersama Timnas Indonesia.
Program naturalisasi di Indonesia tidak sepenuhnya dimanfaat kan untuk kepentingan Timnas, banyak klub di Indonesia memanfaat program tersebut untuk meraih prestasi secara instan, dengan mengurangi jatah pemain asing yang memperkuat klubnya.
Beberapa pemain naturalisasi yang berhasil berkostum dan kerap dipanggil untuk memperkuat Timnas diantaranya Cristian Gonzales, Victor Igbonefo dan Stefano Lilipaly. Cristian Gonzales menjadi pemain andalan Indonesia di ajang piala AFF 2010 selama membela Indonesia Gonzales tercatat sudah menyumbang 13 gol dari 31 penampilan bagi Indonesia di semua ajang.
Namun tak semua pemain naturalisasi bisa gemilang bersama Timnas Indonesia, bahkan ada pemain naturalisasi yang hanya dipanggil memperkuat timnas beberapa kali saja, atau bahkan belum pernah sama sekali mendapat panggilan ke Timnas. Inilah beberapa pemain naturalisasi yang gagal bersinar di Timnas Indonesia.
Yang pertama Tonnie Cusell yang dinaturalisasi tahun 2012 dan memperkuat Timnas di ajang piala AFF 2012. Ia sempat sempat membela Barito Putera hingga tahun 2014 sebelum didepak karena karier nya telah menurun. Padahal Tonnie Cusell sempat digadang-gadang sebagai calon pemain bintang. Pada awal Liga 1 2019 Tonnie sempat diisukan bergabung dengan Persija Jakarta namun hal tersebut hanya sebatas rumor.
Yang ke-dua Ruben Wuarbanaran yang resmi menjadi WNI jelang SEA Games 2011. Namun kariernya bersama Timnas Indonesia hanya seumur jagung. Setelahnya ia sempat bergabung bersama Pelita Jaya selama satu musim tahun 2012. Seiring berjalannya waktu karier Ruben Wuarbanaran justru menurun, padahal usianya terbilang masih cukup muda.
Yang ke-tiga Bio Paulin saat ini ia tercatat masih sebagai pemain aktif, ia bergabung bersama klub Liga 2 PSGC Ciamis. Pemain asala Kamerun ini resmi menjadi WNI pada tahun 2015. Ia tercatat beberapa kali mencicipi bermain bersama Timnas. Namun Timnas sempat dibekukan oleh FIFA dan seiring berjalannya waktu penampila Bio Paulin semakin menurun, kondisi ini membuat Bio tak pernah lagi mendapat panggilan Timnas.
Yang terakhir Jhonny Van Beukering ia merupakan salah satu pemain keturunan Indonesia-Belanda yang dinaturalisasi Indonesia jelang menghadapi Piala AFF 2012, namun kariernya bersama Timnas Indonesia bisa dibilang sangat singkat. Ia tercatat hanya bermain sebanyak dua kali saja bagi Indonesia.
Itulah beberapa nama pemain yang dinaturalisasi oleh Indonesia yang tidak memberikan dampak positif bagi persepakbolaan nasional. Hanya segelintir nama yang mampu memperkuat Indonesia dan sampai saat ini masih menjadi pilihan utama untuk memperkuat Indonesia. Bagaimana pendapat kalian terkait program naturalisasi pemain di Indonesia patut untuk dilanjutkan atau di stop ?.
“seperti dilansir bola.com (4/11/19),”
Banyak pemain di Indonesia berlomba-lomba untuk menjadi bagian Timnas Indonesia. Baik ditingkatan junior maupun senior, tidak hanya pemain asli Indonesia bahkan pemain berdarah campuran dan asing pun mulai kepincut untuk membela Timnas Indonesia.
Sampai saat ini sudah tercatat sekitar 25 pemain WNA yang berstatus WNI. Angka tersebut diprediksi akan terus bertambah selama jalur naturalisasi masih dibuka di Indonesia. Dari 25 pemain yang sudah di naturalisasi tidak semua nya yang berhasil masuk Timnas Indonesia dan mencatat penampila yang gemilang bersama Timnas Indonesia.
Program naturalisasi di Indonesia tidak sepenuhnya dimanfaat kan untuk kepentingan Timnas, banyak klub di Indonesia memanfaat program tersebut untuk meraih prestasi secara instan, dengan mengurangi jatah pemain asing yang memperkuat klubnya.
Beberapa pemain naturalisasi yang berhasil berkostum dan kerap dipanggil untuk memperkuat Timnas diantaranya Cristian Gonzales, Victor Igbonefo dan Stefano Lilipaly. Cristian Gonzales menjadi pemain andalan Indonesia di ajang piala AFF 2010 selama membela Indonesia Gonzales tercatat sudah menyumbang 13 gol dari 31 penampilan bagi Indonesia di semua ajang.
Namun tak semua pemain naturalisasi bisa gemilang bersama Timnas Indonesia, bahkan ada pemain naturalisasi yang hanya dipanggil memperkuat timnas beberapa kali saja, atau bahkan belum pernah sama sekali mendapat panggilan ke Timnas. Inilah beberapa pemain naturalisasi yang gagal bersinar di Timnas Indonesia.
Yang pertama Tonnie Cusell yang dinaturalisasi tahun 2012 dan memperkuat Timnas di ajang piala AFF 2012. Ia sempat sempat membela Barito Putera hingga tahun 2014 sebelum didepak karena karier nya telah menurun. Padahal Tonnie Cusell sempat digadang-gadang sebagai calon pemain bintang. Pada awal Liga 1 2019 Tonnie sempat diisukan bergabung dengan Persija Jakarta namun hal tersebut hanya sebatas rumor.
Yang ke-dua Ruben Wuarbanaran yang resmi menjadi WNI jelang SEA Games 2011. Namun kariernya bersama Timnas Indonesia hanya seumur jagung. Setelahnya ia sempat bergabung bersama Pelita Jaya selama satu musim tahun 2012. Seiring berjalannya waktu karier Ruben Wuarbanaran justru menurun, padahal usianya terbilang masih cukup muda.
Yang ke-tiga Bio Paulin saat ini ia tercatat masih sebagai pemain aktif, ia bergabung bersama klub Liga 2 PSGC Ciamis. Pemain asala Kamerun ini resmi menjadi WNI pada tahun 2015. Ia tercatat beberapa kali mencicipi bermain bersama Timnas. Namun Timnas sempat dibekukan oleh FIFA dan seiring berjalannya waktu penampila Bio Paulin semakin menurun, kondisi ini membuat Bio tak pernah lagi mendapat panggilan Timnas.
Yang terakhir Jhonny Van Beukering ia merupakan salah satu pemain keturunan Indonesia-Belanda yang dinaturalisasi Indonesia jelang menghadapi Piala AFF 2012, namun kariernya bersama Timnas Indonesia bisa dibilang sangat singkat. Ia tercatat hanya bermain sebanyak dua kali saja bagi Indonesia.
Itulah beberapa nama pemain yang dinaturalisasi oleh Indonesia yang tidak memberikan dampak positif bagi persepakbolaan nasional. Hanya segelintir nama yang mampu memperkuat Indonesia dan sampai saat ini masih menjadi pilihan utama untuk memperkuat Indonesia. Bagaimana pendapat kalian terkait program naturalisasi pemain di Indonesia patut untuk dilanjutkan atau di stop ?.
“seperti dilansir bola.com (4/11/19),”




Tidak ada komentar:
Posting Komentar